Wonosari, Gunungkidul — Kabupaten Gunungkidul tidak hanya terkenal karena memiliki alam yang kaya, seperti pantai-pantai eksotis dan bukit-bukit karst yang indah, tetapi juga karena menjadi tempat berkembangnya banyak lembaga keuangan rakyat yang menerapkan prinsip syariah. Di tengah keindahan destinasi populer seperti Gunung Api Purba Nglanggeran yang telah menjadi UNESCO Global Geopark, deretan pantai dengan pasir putih, hingga Green Village Gedangsari yang menawarkan pengalaman petualangan seru, ada sebuah lembaga yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat, yaitu KSPPS Hasbuna Miftahush Sholihin.
Awal Mula dari Sebuah Pengajian
Cerita KSPPS Hasbuna dimulai dari kelompok pengajian yang ada di sebuah desa kecil di pinggir Kota Wonosari. Keprihatinan dan rasa ingin membantu mengurangi kesulitan para jama’ah dalam memenuhi kebutuhan modal usaha inilah yang menjadi awal mula terbentuknya koperasi ini. Sekarang, langkah tersebut telah berkembang menjadi sebuah lembaga yang melayani 2.699 anggota, memberi dana kepada 1.619 unit usaha kecil, dan menyalurkan pembiayaan hingga mencapai Rp5,5 miliar. Prestasi juga berhasil diraih: Menduduki peringkat kedua dalam lomba Koperasi Berprestasi kategori Simpan Pinjam tingkat D.I. Yogyakarta tahun 2021 — contoh nyata bahwa masyarakat percaya kepada pengelolaan yang jujur dan berpengalaman.
Menghubungkan Tabungan dengan Destinasi
Gunungkidul kini menjadi salah satu tempat wisata yang populer di Yogyakarta. Setiap akhir pekan, banyak orang datang untuk menikmati matahari terbit dari puncak Nglanggeran.Mereka menikmati pemandangan Samudra Hindia dari tebing-tebing batuan karang.Selain itu, mereka juga mencoba makanan khas daerah yang lezat. Di balik keramaian kunjungan tersebut, ada peran penting dari para pelaku usaha kecil — seperti pedagang makanan, pengelola homestay, pemandu wisata, dan pengrajin suvenir — yang menjadi penggerak utama perekonomian di wilayah ini.
Itulah hubungan KSPPS Hasbuna dengan masa depan pariwisata daerah. Dengan menggunakan produk Deposito Investa, masyarakat bisa menginvestasikan uang mulai dari Rp 1 juta dengan hasil bagi yang menarik, tanpa ada pengurangan setiap bulan, dan juga memiliki kesempatan mendapatkan bonus Sisa Hasil Usaha (SHU) di akhir tahun. Dana yang terkumpul tidak berdiam di tempat — langsung digunakan untuk membiayai dan memperkuat modal usaha kecil menengah, termasuk usaha di sektor jasa serta pendukung pariwisata.
Bu Nanik, salah satu pelanggan, mengatakan: "Sejak awal sudah percaya...sangat membantu, bisa digunakan untuk biaya sekolah anak, yang paling saya senang adalah tidak ada potongan dan setiap bulan ada bagian hasil." Sementara Prananta, seorang penjual mainan, merasa terbantu dengan pelayanan jemput bola: "Lebih mudah menyisihkan hasil penjualan, petugas datang ke lokasi, jadi menabung atau mengambil dana terasa lebih ringan."
Ajakan: Berkelana Sambil Menanam Manfaat
Mengunjungi Gunungkidul bukan sekadar menikmati keindahan alam. Kunjungan kita juga berkontribusi dalam mendukung perekonomian masyarakat setempat. KSPPS Hasbuna mengajak setiap pengunjung dan warga untuk tidak hanya menikmati pemandangan bukit dan pantai, tetapi juga turut serta membantu meningkatkan pendapatan sekaligus mendapatkan manfaat. Dengan menanamkan dana ke lembaga yang mengelola secara syariah, transparan, dan fokus pada pemberdayaan, setiap uang yang dikumpulkan membantu menciptakan peluang usaha bagi mereka yang melayani para wisatawan.
Bagi yang ingin mengunjungi keindahan Gunungkidul, ada hal lain yang perlu diketahui: selama perjalanan, ada kesempatan untuk ikut membantu membangun daerah tersebut dari awal. Menabung di KSPPS Hasbuna berarti membantu memastikan bahwa tempat wisata alam yang dikunjungi selalu dijaga keindahannya oleh masyarakat yang hidupnya makmur.
